VIBIZPORTAL.COM    Dailynews    Financial    Regional    Management    ICT    Shopping    Lifestyle    Fashion    Jobs & Career    Forum
Advertisement
ABOUT US | CONTACT
Archieves
Advertisement

ASK ICT EXPERTS + more info
Senior Trainer
Shoula Erfin

Monetize blog
Saya seorang bloger, sudah pernah mengikuti program paidreviews. Saat ini saya…
Terima kasih untuk kesediaan dan pertanyaan Saudara Jay kepada ICTFiles.com.…
Fenomena Game Online di Indonesia

Selasa, 29 Desember 2009 | 08:14 WIB

Oleh : Daniel Judah Sumbayak

Fenomena Game Online di Indonesia

Sebagian besar anak muda atau remaja di Indonesia, yang memiliki akses ke Internet, pastilah telah pernah bermain game online, bahkan tidak hanya anak muda saja, orang yang sudah cukup berumur pun banyak yang masih bermain game di dunia maya. Di Indonesia sendiri dapat kita lihat sangat banyak orang yang bermain game melalui online, ini dapat kita lihat dari banyaknya jumlah warnet-warnet yang menyediakan game dan dari banyaknya game-game yang beredar di pasaran Indonesia

Pasar game online di Indonesia cukup kuat dan cukup bersaing. Saat ini pasar game online Indonesia masih dikuasai oleh Lyto dan Indogamers. Lyto kebanyakan memusatkan diri pada membeli franchise game-game asing, sementara Indogamers, yang memiliki nama populer IDGS, kebanyakan memusatkan diri pada membuat server-server game gratis, lalu berusaha untuk menjaring pemasang iklan. Banyak lagi pendatang baru, yang kebanyakan membeli franchise game asing, seperti WarRock, dan lain-lain.

Dari segi popularitas, game yang paling banyak dimainkan di Indonesia ialah Warcraft III, yang akrab disebut dengan DoTA (Defense of the Ancients). Game ini gratis, dan cukup ringan untuk dimainkan di komputer manapun, sehingga menarik banyak peminat. Cara bermain pun yang tidak perlu banyak pikir, hanya mementingkan kecepatan tangan, respons, dan koordinasi tangan-mata yang baik. Game ini sangat digandrugi anak muda, baik di dalam maupun di luar negeri. Secara kompleksitas dan jalan cerita, game DoTA sangatlah dangkal.

Game yang paling populer di dunia adalah World of Warcraft. Game yang juga merupakan game favorit saya ini juga dimainkan oleh cukup banyak orang di Indonesia, namun kurang banyak jika dibandingkan dengan game-game lainnya. Game ini jauh lebih kompleks dari DoTA (sebagai perbandingan, satu hero (karakter yang dimainkan pemain) di DoTA memiliki 4 kemampuan saja (jurus) sedangkan pada World of Warcraft satu hero memiliki sangat banyak kemampuan yang berbeda-beda (satu hero pada World of Warcraft memiliki lebih dari 20 jurus)).

Pemain game Indonesia juga lebih menyukai game online yang bersifat grinding, Grinding artinya ialah menaikkan level dengan cara membunuh musuh yang sama secara terus menerus, sampai naik level. Menurut saya ini tidak menambah kualitas dari pemain game itu sendiri. Pemain game Indonesia kurang suka dengan game online yang bersifat questing, yaitu menaikkan level dengan mengerjakan tugas-tugas tertentu. Questing lebih bermanfaat, karena pemain akan dipaksa untuk membaca (yang kebanyakan dalam bahasa Inggris) sehingga melatih kemampuan bahasa Inggris orang Indonesia.

Sampai di sini dahulu, akan kita lanjutkan pada pembahasan yang akan datang.


Berita : Networking | Gadget | Software | Hardware | FYI | Games | ICT Provider | E-tips | Web Technology | ICT Solution |
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY